Artikel Bisnis

Kisah Inspiratif Pengusaha Sukses Mark Cuban

Menjadi orang sukses merupakan cita-cita dan harapan semua orang. Dalam mencapai kesuksesan yang kita inginkan, kita tentu sering kali menghadapi berbagai halangan dan rintangan. Hal ini pun banyak dirasakan oleh orang-orang populer yang telah menjadi miliarder. Dalam mencapai kesuksesan yang sekarang, mereka harus bekerja keras dan memulai semua usahanya dari nol. Nah, salah satu pengusaha sukses yang penuh dengan kisah inspiratif adalah Mark Cuban. Apakah Anda mengenal miliarder yang satu ini? Siapa sangka jika dulunya Dia hanya seorang anak tukang bengkel. Kini, Beliau telah menjelma menjadi orang yang sangat sukses dan disebut-sebut sebagai miliarder. Namun, ternyata perjuangannya dalam meraih kesuksesan cukup sulit. Bagaimana kisahnya dalam meraih kesuksesan?

Kisah Mark Cuban Hingga Menjadi Miliarder

Kita mengenal Mark Cuban sebagai seorang pengusaha, produser film, pengusaha, serta penulis. Mark Cuban merupakan tokoh yang memiliki NBA Dallas Maverick, Magnolis Picture, HDTV, dan Landmark Theatres. Dipanggil dengan sebutan ‘Cuban’, Dia lahir di Amerika Serikat pada tanggal 31 Juli 1958, tepatnya di Pittsburgh, Pennsylvania. Meskipun kini Dia telah menjadi seorang miliarder, namun ternyata Cuban berasal dari keluarga yang kurang berasa. Ayahnya hanya bekerja sebagai tukang cat kendaraan mobil. Sementara itu, Ibunya hanyalah Ibu rumah tangga biasa. Cuban dibesarkan di pinggiran Kota Pennsylvania, Amerika Serikat.

Cuban mulai terjun ke dunia bisnis sejak usia 12 tahun. Pada saat itu, Cuban bekerja keras mengumpulkan kantong sampah dan menjualnya demi bisa membeli sepatu basket. Cuban kecil pun pernah menjual koran di sekitar wilayah Cleveland dan Pittsburg. Cuban menempuh pendidikan SMA di kawasan Pennsylvania. Saat duduk di bangku SMA, Cuban juga sangat aktif bekerja.

Dia bekerja sebagai bartender, mengelola event organizer, serta menjadi instruksi penari di diskotik. Pada tahun 1981, Cuban remaja akhirnya lulus dengan gelas sarjana dari Indiana University. Selama masa perkuliahan, Cuban juga tidak tinggal diam. Cuban telah mencoba berbagai jenis bisnis seperti bisnis sekolah disko, klub malam, dan di perusahaan pengiriman surat.

Titik Awal Kesuksesan Mark Cuban

Pada tahun 1982, Cuban pindah tempat tinggal dari Kuba menuju ke Dallas. Di kota barunya tersebut, Cuban mencoba bekerja sebagai seorang bartender serta menjual beberapa software komputer. Cuban sempat beberapa kali merasakan PHK atau pemutusan hubungan kerja. Setelah di PHK, Cuban akhirnya memutuskan untuk membuka toko hingga akhirnya membuka sebuah perusahaan bernama MicroSolutions. Perusahaan ini awalnya bergerak sebagai reseller di bidang perangkat lunak.

Pada tahun 1995, Cuban bersama dengan rekannya yang merupakan alumnus Indian University bekerja sama untuk membangun sebuah perusahaan bernama AudioNet. Mereka berdua berhasil mengembangkan sebuah ide berupa live streaming menggunakan internet, kemudian ide ini kita kenal dengan istilah Broadcast. Akhirnya, perusahaan ini berkembang dengan sangat pesat hingga memiliki 330 karyawan.

Keuntungan perusahaan dalam kuartal kedua adalah US$13,5 juta. Selanjutnya, perusahaan ini diakuisisi oleh Yahoo dengan harga US$5,7 miliar. Sejak penjualan perusahaan inilah Cuban mulai mendapatkan julukan sebagai orang paling kaya di dunia.

Cuban terus melebarkan sayapnya dalam dunia bisnis. Bahkan, Cuban juga telah menjadi seorang penulis yang sangat inspiratif. Kisahnya yang penuh dengan perjuangan ini pun patut diacungi jempol karena Cuban mampu mendapatkan gelar sebagai miliarder meskipun berasal dari keluarga yang kurang berada.

Karena kisahnya yang sangat inspiratif, maka kita bisa mencontoh semangat perjuangan Cuban dalam meraih kesuksesan. Jangan pantang menyerah dan berhenti bermimpi hanya karena berasal dari keluarga yang kurang mampu. Mark Cuban telah membuktikan bahwa Dia yang berasal dari keluarga kurang mampu pun bisa menjelma menjadi miliarder yang sangat sukses.

Continue Reading